Cara Kerja Jammer HP, Alat TNI Bubarkan Massa Saat Pandemi

Cara Kerja Jammer HP, Alat TNI Bubarkan Massa Saat Pandemi – Pengacak tanda atau jammer ponsel merupakan alat yang bermanfaat mengganggu frekuensi seluler untuk memutus komunikasi ponsel di lokasi tertentu. Cara kerja alat ini mencegah komunikasi dua arah ponsel dengan BTS (Base Transceiver Station).

Cara Kerja Jammer HP, Alat TNI Bubarkan Massa Saat Pandemi

cara-kerja-jammer-hp-alat-tni-bubarkan-massa-saat-pandemi

officialauthenticbearsstore – Jammer mulanya dikembangkan untuk keperluan militer untuk mengganggu komunikasi musuh pas perang. Namun pas ini jammer juga mampu digunakan bikin keperluan privasi layaknya lokasi rapat, ibadah, ujian, konser atau kepentingan spesifik layaknya mengatasi kerumunan massa.

Misalnya layaknya yang akan dikerjakan Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0611 Garut Letkol Deni Iskandar untuk mengatasi membubarkan orang di Garut, Jawa Barat. Jammer disebut akan dioperasikan supaya tidak ada banyak orang berkumpul semasa pandemi Covid-19.

Bagi anda yang suka bermain game online silahkan kunjungi link berikut : Situs Casino

“Jammer ini nanti akan bermanfaat untuk menghalau sinyal, selanjutnya mereka akan bubar dengan sendirinya, nanti juga kami akan kerja mirip dengan Telkom,” kata Deni di lapangan Sekretariat Daerah Pemkab Garut, layaknya dikutip dari Antara Senin (1/2).
Cara Kerja Jammer

Thesignaljammer.com mengatakan jammer bekerja mengirim tanda frekuensi radio ke menara BTS terdekat. Sinyal itu terhadap dasarnya mirip layaknya frekuensi ponsel dan lumayan kuat untuk menimpanya.

Sinyal jammer dan tanda ponsel terhadap selanjutnya bertubrukan, lalu sistem ini mengakibatkan hilangnya komunikasi antara ponsel dan BTS.

Jammer punyai variasi dan kapabilitas yang berbeda, terkait merk dan modelnya. Perangkat jammer biasa mampu memblokir tidak benar satu dari dua frekuensi ponsel, supaya ponsel tertipu karena mengira tidak memperoleh servis BTS karena cuma menerima satu frekuensi.

Layar ponsel yang kena cakupan jammer mampu menampilkan postingan ‘out of service’.

Namun jammer versi teknologi baru mampu memblokir lebih dari satu frekuensi, lebih-lebih mampu disetel supaya sesuai frekuensi yang disasar.

Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melarang jammer atau barang yang mampu mengganggu sinyal/frekuensi beredar di Indonesia. Jammer yang bukan untuk kepentingan negara akan diambil alih dan perakit serta penjualnya akan diproses hukum.

Hal ini sesuai dengan Undang-Undang No. 36 Tahun 1999 mengenai Telekomunikasi, barang yang mengganggu sinyal/frekuensi dilarang beredar di Indonesia.