Aplikasi Mirip TikTok Bernama Collab Diluncurkan Facebook

Aplikasi Mirip TikTok Bernama Collab Diluncurkan Facebook – Facebook merilis aplikasi share video pendek baru bernama Collab. Untuk selagi ini, Collab masih dalam perilisan beta yang hanya sanggup dibuka oleh pengguna iOS di Amerika Serikat.

Aplikasi Mirip TikTok Bernama Collab Diluncurkan Facebook

aplikasi-mirip-tiktok-bernama-collab-diluncurkan-facebook

Aplikasi ini sudah terendus sejak bulan Mei selanjutnya dan dibuat oleh tim riset dan pengembangan internal Facebook. Cara kerja aplikasi Collab sama dengan TikTok, di mana pengguna sanggup memadukan tiga video pendek yang tiap-tiap berdurasi 15 detik.

Setelah digabung, ketiga video berbeda dapat diputar sejalan dengan audio dan visual yang harmonis. Pengguna terhitung sanggup duet dengan video dari pengguna lainnya, selanjutnya menggabungkannya jadi sebuah video.

Setelah dipadu-padankan dan diunggah, video dapat terlihat di feed Collab.

Pada feed, pengguna sanggup menemukan video yang dianggap menarik, selanjutnya dipilih untuk disisipkan dalam video kolaborasi baru.

Aplikasi Mirip TikTok Bernama Collab Diluncurkan Facebook

Apabila ada musisi atau pengguna lain yang disuka dan menginginkan mendapat notifikasi konten baru dari mereka, pengguna sanggup lakukan “favorite”.

Berbarengan dengan perilisan terbatas Collab, Facebook menggandeng musisi Morgxn untuk merilis lagu barunya berjudul “Wonder” di Collab. Morgxn menghendaki fansnya untuk berkolaborasi lewat lagu Wonder di aplikasi Collab. Lagu berikut sudah ditonton 43 juta kali, terhitung versi bhs Spanyol..

Agak berbeda dengan TikTok, Collab dapat mengunggulkan harmonisasi audio dan video. Untuk mendukung penggunanya, Collab dapat menambahkan kit untuk menyelaraskan audio dan visual agar tersinkronisasi dengan sempurna.

Facebook terhitung dapat menguji cobalah konfigurasi headset dan hardware untuk mengoptimalkan Collab dengan pengaturan yang berbeda-beda. Pengguna terhitung sanggup pakai antarmuka audio eksternal untuk mempunyai instrumen elektronik, layaknya gitar, keyboard, dan drum ke rekaman video mereka.

Facebook menyatakan Collab tidak terintegrasi dengan Facebook. Namun pengguna sanggup mencantumkan tautan Collab di bio media sosial mereka, terhitung Facebook.

Video yang diunggah di Collab, sanggup disimpan selanjutnya dibagikan ke platform lain lewat fitur “bagikan” di iOS. Itu artinya, pengguna sanggup mengunggah video Collab di Instagram Story, TikTok, atau media sosial lain.

Video yang diekspor dari Collab dapat dibubuhi watermark (penanda) sebagai atribusi video layaknya yang ada di TikTok.